Sabtu, 06 Agustus 2011

Cara menginstalasi Governor control dan menyetelnya

Governor control digunakan untuk mengontrol pompa bahan bakar pada sistem Genset, barang siapa yang ingin mengetahuainya, maka ikutilah ulasan saya ini.
Jika anda akan memasang governor baru atau mengganti governor yang lama dengan yang baru maka hal-hal dibawah ini harus anda lakukan sebelum menjalankan genset.
Pada prinsipnya digovernor ada beberapa trimmer untuk disetel-setel:
1. Idle speed- Ini disetel untuk putaran engine idle atau langsam
    Pastikan dulu bahwa posisi trimer berada pada posisi tengah (center).
2. Run speed- Ini disetel untuk mendapatkan putan engine 1500 rpm atau 1800 rpm ( 50 Hz atau 60Hz ).
    Untuk awal pastikan dulu trimmer pada posisi center.
3. Gain- Ini disetel untuk mendapatkan kestabilan pada putaran engine atau pun untuk mendapatkan
    respon engine yang kita inginkan. Pada pengalaman penulis gain ini disetel antara 30sampai  dengan 60 pada garis-garis trimmernya.
4. Droop- Ini digunakan untuk menyeting respon genset apabila genset digunakan secara parallel.
    Apabila genset dipakai single saja maka droop dibikin Nol saja.
Setelah governor terpasang dengan benar sesuai dengan aturan wiringnya. Maka runinglah genset dan setel kecepatannya hingga 1500 rpm ataupun 1800 rpm sesuai dengan kebutuhan.
Jika genset suaranya abnormal atau mengaung-ngaung (hunting) maka setellah gainnya, caranya ialah putar trimmer gain searah jarum jam sampai terdengar genset hunting sekali bahkan engine sampai bergetar, setelah itu turunkan gainnya putar berlawanan jarum jam sampai genset normal atau stabil.
Setelah genset stabil cobalah untuk di kasih beban sambil mengamati responya terhadap beban.

Rabu, 29 Juni 2011

Dasar dasar Listrik

Bismillahirahmanirrahim,
Para pembaca yang saya hormati ijinkan saat ini saya melakukan sharing sedikit masalah ilmu kelistrikan dasar. Ulasan saya ini diperuntukkan bagi para pemula yang ingin menguasai tentang kelistrikan.
Baiklah kita akan bahas satu-persatu komponen-komponen listrik beserta fungsinya :
1. Sakelar (switch)
    Komponen ini berfungsi untuk menghubungkan ataupun memutuskan arus listrik, yang aplikasinya
    dapat kita lihat di rumah-rumah, perkantoran ataupun di gedung-gedung mewah sekalipun.
2. Stop Kontak
    Komponen ini berfungsi sebagai ujung terakhir dari jalur listrik, Di komponen inilah tempat kita
    biasanya bekerja ataupun berkreasi, seperti menyetrika, memutar tape/radio dan lain sebagainya.
3. Lampu
    Lampu listrik adalah lampu yang bekerja atau menyala karena adanya arus listrik yang mengalir
    kepadanya.
4. Kabel
    Kabel adalah bahan yang digunakan untuk merangkai ataupun menyambung-nyambung komponen
    listrik.
5. Sekering (Fuse)
    Adalah komponen listrik yang berfungsi untuk memutuskan arus listrik apabila terjadi hubung
    singkat (korslet).
6. Pembatas (MCB = Miniatur Circuit Breaker)
    MCB ini fungsinya hampir sama dengan sekering(fuse) hanya saja MCB punya keunggulan lebih
    dari sekering, yaitu dia bisa memutuskan arus beban yang berlebihan.
7. kWh meter
    Adalah alat atau komponen listrik yang biasanya dipakai oleh PLN guna mencatat pemakaian
    daya listrik.
8. T-dos (Kotak hubung bagi)
    Komponen ini berguna untuk kita melakukan penyambungan kabel dalam satu instalasi.